Berziarah Ke Makam Nabi dengan Paket Umroh Murah 2017

Apakah berziarah ke makam Muhammad SAW sudah disepakati oleh semua pihak sebagai sebuah anjuran dalam islam? Pertanyaan ini penting sekali, karena faktanya tidak semua pihak memandang ziarah ke makam, terutama ke makam Nabi sebagai sebuah anjuran dalam agama.

Ada sebuah kelompok yang menganggap, bahwa berziarah ke makam merupakan sebuah tindakan yang menyimpang, sesat, dan kekufuran. Tindakan tersebut dianggap sebagai bid’ah yang dilarang oleh agama. Menurut kelompok tersebut, seorang muslim sejatinya tidak melaksanakan ritual ziarah ke makam, terutama ke makam Muhammad SAW.

Sayyed Muhammad bin Alawi bin Abbas al-Maliki al-Hasani dalam al-syari’iyyah, sangat menyayangkan pandangan tersebut. Apalagi berziarah ke makam Nabi, yang merupakan sebuah keniscayaan bagi setiap muslim yang mampu melaksanakannya. Meskipun harus digaris bawahi, bahwa berziarah ke makam Nabi bukanlah bagian dari manasik haji.

Ziarah ke makam Nabi dengan paket umroh murah merupakan sebuah jawaban atas panggilan Nabi yang meminta kepada setiap muslim yang melaksanakan umrah dan haji di Mekkah agar mengunjungi Masjid Nabawi di Madinah. Mekkah dan Madinah merupakan dua kota suci yang identik, yang mesti diziarahi oleh setiap muslim.

Secara normatif, perintah untuk berziarah ke makam Nabi berlandaskan pada ayat Al Quran dan hadis Nabi. Didalam Al Quran disebutkan, Dan jikalau mereka berbuat zalim terhadap diri mereka, mereka mendatangimu sembari memohon kepada Allah SWT, dan Rasul juga meminta ampunan untuk mereka, maka mereka akan menemukan Allah SWT Maha Penerima Taubat dan Maha Pengasih (QS. Al-Nisa [4]: 64).

Menurut Sayyed Muhammad bin Alawi, kata mendatangimu, dalam ayat tersebut dapat dipahami sebagai kehadiran, baik pada masa Nabi masih hidup atau setelah beliau meninggal dunia. Didalam ayat lain disebutkan, Barangsiapa keluar dari rumahnya dalam rangka mengunjungi Allah SWT dan Rasul-Nya, kemudian ia meninggal dunia, maka Allah SWT akan memberikan pahala baginya (QS. Al-Nisa [4]: 100).

Pandangan ini semakin mengukuhkan, bahwa berziarah ke makam Nabi bukanlah ziarah biasa. Dengan umroh murah Jakarta kita bisa berziarah ke makam nabi. Ziarah tersebut mengandung misi yang sangat mulia, yaitu memohon ampunan kepada Allah SWT dengan harapan agar Nabi juga mendoakan kita agar apa yang menjadi keinginan kita dikabulkan oleh Allah SWT. Muhammad SAW tidak hanya peduli kepada umatnya di saat beliau masih hidup, tetapi di alam kubur pun beliau masih memberikan pertolongan kepada umatnya. Itulah hubungan batin yang begitu kuat antara Nabi dengan umat Islam.

Dalam kitab-kitan tafsir perihal surat al-Nisa ayat 62, ada sebuah kisah unik yang dapat memperkuat keutamaan berziarah ke makam Nabi. Peristiwa tersebut direkam dengan sangat baik oleh para ulama tafsir. Diantaranya al-Qurthubi dalam al-jami li ahkam al-Quran,

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barangsiapa menunaikan haji, tetapi tidak berziarah kepadaku (di Madinah),

maka ia telah menjauhiku”.

Mengisahkan sebuah riwayat perihal seseorang yang pernah mendatangi makam Nabi tidak lama setelah dikuburkan. Orang tersebut memegang tanah sembari berkata, “Wahai Rasulullah SAW, aku telah mendengarkan pesanmu dan mengikuti perintah Allah SWT. Aku telah berbuat zalim kepada diriku”. Tidak lama setelah itu terdengar suara dari kuburan, “Allah SWT telah mengampunimu”.

 

Artikel Lainnya